AS Roma resmi gagal tanding di Indonesia pada 14 November mendatang. Seperti diketahui, AS Roma yang saat ini sedang memimpin klasemen sementara Liga Italia tak menyanggupi hal tersebut lantaran banyaknya pemain yang menderita cedera.
Pihak promotor IX Sport dan CEO AS roma sendiri mengaku menyesalkan gagalnya kunjungan mereka tahun ini ke Indonesia, namun AS Roma direncanakan untuk datang tahun depan ke tanah air.
"Sebetulnya kami sudah berusaha sebaik mungkin. Tapi apa mau dikata kalau pemain terkena cedera. Kami juga tak ingin kalau AS Roma asal datang ke sini (Indonesia) tapi tanpa kekuatan penuh," ujar CEO IX Sport, Arif Putra Wicaksono dalam konferensi pers di kafe Luna Negra, Jakarta Pusat, Jumat (1/11).
Pertimbangan lainnya adalah metode latihan yang berbeda dari pelatih sekarang, Rudi Garcia. Dibandingkan Zdenek Zeman, pelatih Roma musim lalu, Garcia sangat menekankan pada kebugaran pemain. Oleh karena itu ia tak ingin mengambil resiko yang bisa menganggu kebugaran para pemainnya. Terlebih saat ini AS Roma punya peluang sangat bagus untuk meraih Scudetto.
"Indonesia adalah basis fans yang penting untuk kami. Sangat disayangkan kami tak bisa hadir tahun ini, tapi kami akan ke sana tahun depan. Forza Roma," ujar Italo Zanzi selaku CEO AS Roma melalui panggilan video.
"Prestasi kami adalah bagi fans yang terutama. Karena pemain, manajemen, bahkan pemilik bisa berganti, namun fans lah yang bertahan selamanya membanggakan prestasi kami sepanjang masa," lanjut Zanzi.
Hal tersebut juga adalah keputusan terbaik bagi AS Roma dan para pendukung mereka agar Roma tetap berkonsentrasi untuk bertahan di puncak klasemen.
Kami sudah membicarakan permasalahan ini dengan pihak AS Roma sebelumnya dan mencoba menemukan solusi terbaik. Akan tetapi ini adalah keputusan terbaik untuk Roma dan seluruh fans di Indonesia agar tim dapat tetap fokus menyelesaikan sisa musim ini dengan gemilang," tutup Arif.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar